1919. Ricardo Zamora Sang
Kiper Legendaris
Ricardo Zamora
adalah salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepakbola. Dia memulai debutnya
bermain dengan Samitier dan bersama-sama dengan para pemain Barca lainnya, yang
menandai titik balik dalam sejarah olahraga Club. Zamora, dijuluki "el Divi" (The
Divine One), dia hanya bermain dengan Barca selama tiga musim, tapi sepanjang
penampilannya yang sangat berarti, dia telah meninggalkan jejak yang abadi
dalam tim.
1919. Lompatan Josep Samitier ke
Stardom Sang Mesiah
Dianggap
sebagai salah satu pemain yang paling dianggap sebagai icon dalam sejarah FC
Barcelona dan dia merupakan pemain depan terbaik di Eropa pada waktu itu, Josep
Samitier memimpin Barca yang tsl terkalahkan sampai pada masa keemasannya,
yaitu selama tahun 1920-an. Samitier dikenal dengan julukan "home Llagosta"
(manusia lobster) karena berbagai gerakan akrobatnya di lapangan hijau dan dai popular
idola yang besar dan pertama dari sepak bola Catalan. Ia menjadi tokoh
masyarakat dan sering terlihat bersama artis-artis seperti Carlos Gardel dan
Maurice Chevalier.
1922. Stadion Les Corts-
"Katedralnya Barca"
Stadion Les
Corts diresmikan pada tanggal 20 Mei 1922, merupakan awal dari titik balik
perkembangan dan masa keemadan klub. Itu adalah salah satu stadion sepakbola
terbaik di Eropa pada waktu itu yang dirancang oleh Santiago Mestres dan Josep
Alemany dengan menelan total biaya sebanya 991,984.05 peseta (mata uang
Spanyol). Pada mulanya stadion ini memiliki kapasitas 22.000 penonton dan
kemudian perluasan kapasitas menjadi tiga kali lipat secara berturut-turut
menjadi 60.000 penonton.
Stadion Les
Corts telah menjadi saksi atas tiga dekade yang penuh harapan dan kejayaan,
tetapi juga melihat pernah merasakan beberapa periode suram di dalamnya.
1924. The 25th Anniversary
FC Barcelona
merayakan ulang tahunnya yang ke-25 pada tanggal 7 dan 8 Desember 1924, dengan
mengadakan dua pertandingan melawan Real Union de Irun di Stadion Les Corts .
Acara ini juga ditandai dengan diselenggarakannya lomba “III Challenge Pere Prat”, dan pertemuan para
atletik yang diikuti juga oleh wakil-wakil dari Spanyol dan Perancis. Pada saat
itu Club memiliki 12.207 anggota.
1928. Juara Piala Spanyol
setelah Final yang melegenda di Santander
Kemenangan
paling signifikan dekade ini Piala Spanyol pada 1928. Di final, yang berlangsung
di Santander, Barca berhasil mengalahkan Real Sociedad (3-1), setelah dua
pertandingan sebelumnya berakhir imbang. Kiper Barca Platko menderita luka
serius selama jalannya pertandingan dan menjadi pahlawan hari itu. Untuk
pertama kalinya pula, kemenangan Barca tersebut disiarkan di radio dan surat
kabar yang diterbitkan dalam edisi khusus.
1929. Barca memenangai Liga
yang Pertama
Pada tanggal
12 Februari 1929, sebuah kompetisi baru mulai, sebuah Liga
Hanya dalam
beberapa tahun, kompetisi ini akan menjadi kejuaraan yang menunjukkan kehebatan
sepak bola Spanyol. Liga ini berlangsung selama empat setengah bulan dan FC
Barcelona menjadi juara pertamanya dengan mengumpulkan dua puluh lima poin, dua
poin lebih banyak dari Real Madrid, yang finis di tempat kedua. Manuel Parera
mendapat kehormatan menjadi pencetak gol terbanyak pertama bagi tim di Liga
Spanyol. Namun, kemenangan ini tidak disambut oleh antusiasme yang besar pada
saat itu, sebagaimana mestinya penggemar sepak bola yang berpikir bahwa Liga
adalah kompetisi penting.
1919-1930 Sebuah masa keemasan.
Tim memenangkan Gelar dan Para Pemain menjadi Idola
Selama tahun
1920-an, sepakbola telah menjadi olahraga yang digemari massa. FC Barcelona
terus berusaha menarik dukungan dalam jumlah besar dan berusaha agar dipandang
sebagai tim impian. Tim yang terdiri dari para pemain bintang dan menjadi idola
Barca yang pertama, seperti Samitier, Alcantara, Zamora, Sagi, Piera dan Sancho.
Tim legendaris telah melihat pertumbuhan jumlah basis penggemar, yang secara
tidak langsung "memaksa" dilakukannya pembangunan kembali Stadion di
Les Corts, pada tahun 1922. ini adalah Stadion besar yang pertama milik
Barca.Pada tahun 1923 klub telah memiliki lebih dari 10.000 anggota.
Pertandingan
yang mempertemukan Barcelona dan Espanyol yang merupakan saingan terbesar Barca
pada waktu itu, selalu mendapatkan sambutan dan harapan besar dari para
penggemar setia sepak bola, yang mana mereka selalu mengikuti tim untuk
menyaksikan semua pertandingan klub. Tim selama bertahun-tahun menikmati
keberhasilan di Stadion Les Corts.







0 komentar:
Posting Komentar