Sejarah FC Barcelona 1909 - 1919


1909-1919 Konsolidasi di Carrer de la Pacific (homebase)  

Perkembangan Klub

Pada bulan November 1908, klub berjuang, dikarenakan 38 orang anggotanya akan meninggalkan klub. Akan tetapi Gamper tetap bertekad untuk bertahan di dalam klub dan untuk pertama kalinya ia menjadi presiden organisasi ini. Hal ini menandai tahap baru dalam sejarah Klub, yang tengah dikonsolidasikan ke dalam atsmospher sepak bola dan lingkungan sosial kota dan negara. Beberapa kejadian yang penting mempengarui proses ini, termasuk di dalam penguatan klub sebagai sebuah organisasi, yaitu melalui pertumbuhan anggotanya yang stabil, reformasi peraturan-peraturan (AD/ART) klub, dan akuisisi klub terhadap lapangan sepak bolanya sendiri untuk pertama kalinya. Pada saat yang sama, berbagai keberhasilan di bidang olahraga dan tumbuhnya pengakuan yang diberikan kepada pemain, dapat dilihat bahwa sepak bola telah berkembang menjadi sebuah fenomena massa, mengubahnya menjadi olahraga yang profesional.


Klub berkembang pesat. Jumlah anggota meningkat dari 201 pada tahun 1909 menjadi 2.973 dalam waktu kurang dari sepuluh tahun. Selama tahun ini, Barca meletakkan pondasi yang kuat dalam rangka untuk menjadi klub sepakbola yang diidam-idamkan. Hal ini membawanya melampaui mimpi para pendiri klub yang telah didirikan pada tahun 1899. Klub adalah tempat tinggal.

1909 Stadion Pertama Milik Klub: Lapangan Carrer de la Pacific

Lapangan sepak bola di Carrer de la Pacific (sekarang, Carrer de Paris) yang diresmikan pada tanggal 14 Maret 1909, dan dimiliki oleh klub sampai tahun 1922. Sebuah bangunan yang berdiri dua tingkat, merupakan bentuk pertama dari lapangan sepak bola di Spanyol, ini meningkatkan kapasitas stadion sehingga mampu menampung 6.000 penonton.

Penggemar Barca mengasosiasikan lapangan sepak bola tersebut dengan panggilan bahasa daerahnya "culers" (harfiah "pantat-orang"), digunakan untuk merujuk kepada pendukung FC Barcelona. Jauh dari kesan menyinggung, nama tersebut mengacu kepada fans yang duduk di baris tertinggi stadion. Dari luar orang yang lewat hanya bisa melihat punggung mereka.

1910-1913 Gelar Nasional dan Internasional Pertama

Dari tahun 1910 sampai dengan 1913, klub telah memenangkan serangkaian gelar. Selama empat musim 1910-1913, klub memenangkan serangkaian gelar, termasuk Piala Spanyol (juga dikenal sebagai Piala Raja), dan empat Piala Pyrenees, yang merupakan turnamen internasional pertama yang dimainkan Barca, yang ketika itu masuk sebagai tim dari Catalonia, Negara Basque dan Prancis Selatan bermain di kompetisi ini.

Kegembiraan Tim Pertama yang Pulang Membawa Kemenangan

Keterampilan para pemain Barca dan kemenangan dalam merengkuh gelar pertama, dikombinasikan dengan munculnya pemain bintang, menandakan bahwa sepakbola telah menjadi semakin popular. Keberhasilan tim menjadikan bertambahnya jumlah anggota dan memaksa para penggemar untuk ikut turun dan menyambut timnya yang pulang dengan membawa kemenangan.

Para pemain yang mengalahkan Madrid di Piala Spanyol menerima gelar pahlawan dan disambut dengan meriah  di Passeig de Gracia stasiun, dengan kerumunan mengikuti mereka sampai ke gedung tempat makan malam sebagai perayaan kemenngan diadakan. Minuman Canaletes disediakan di pusat Barcelona, yang menjadi tempat di mana keberhasilan sepak bola tersebut diumumkan. Penggemar telah berkumpul di sini sejak lama untuk merayakan keberhasilan Barca tersebut.

1910 Lambang Sekarang

Sejak 1899, FC Barcelona telah menggunakan lambang yang sama dengan lambang kota, tetapi pada tahun 1910 klub ingin membuat lambangnya sendiri. Klub mengadakan kompetisi untuk memilih desain baru, hasilnya dengan sedikit modifikasi maka jadilah lambang yang kita kenal sekarang. Lambang tersebut dirancang oleh pemain Barca, bernama Carles Comamala.

Lambang tersebut merupakan perwakilan dari identitas klub. Di dalamnya tergambar Salib St George dan empat garis-garis Senyera, bendera Catalanm, warna klub biru dan merah, dan juga muncul gambar bola di tengah.

1912 Debut Paulino Alcantara Sang Pencetak Gol yang Legendaris

Paulino Alcantara, dari Filipina, memainkan musim debutnya di 1911-12, dan ketika itu ia baru berusia lima belas tahun. Dia tanpa diragukan lagi adalah pemain bintang pertama klub dan pencetak gol terbanyak. Dia mencetak gol secara mengejutkan yaitu 357 gol dalam 357 pertandingan, yang mewakili rata-rata satu gol di setiap pertandingan. Dikatakan bahwa tendangannya yang begitu kuat itu bisa merobek jaring gawang. Alcantara selalu mengenakan syal putih yang diikat melingkar di pinggangnya.

1909-1922 Sukses Nasional: FC Barcelona dan delapan kemenangan Catalan Football Championship

Musim 1908-1909 menandai awal dominasi FC Barcelona di Catalan Football Championship, yang berlangsung sampai 1922. Hasil yang mengesankan membawa Barca meraih gelar juara delapan kali dan dalam kejuaraan 1909-1910, tim memenangkan setiap pertandingan yang dimainkan.

0 komentar:

Posting Komentar

More

Whats Hot

Followers

About

Contact us